Alasan UAS Tidak Berani Memboikot Produk Prancis

By bahri 06 Nov 2020, 05:24:15 WIB Berita
Alasan UAS Tidak Berani Memboikot Produk Prancis

Keterangan Gambar : UAS saat berceramah ( Foto Tangkapan layar)


Ustadz kondang Abdul Somad mengaku tak berani melakukan tindakan memboikot produk asal Prancis. Dimana seruan boikot produk Perancis tersebar dimana, terutama negara berpenduduk mayoritas Islam seperti Indonesia.

Dalam Youtube ASWAJA TV, ada seorang jamaah yang bertanya, bagaimana seharusnya umat Islam menyikapi pernyataan Presiden Prancis, Emmanuel Marcon yang dinilai telah menghina nabi?

Baca Lainnya :

UAS yang membaca pertanyaan tersebut langsung meresponsnya dengan menyelipkan satu kisah unik.

“Argumen Presiden Prancis itu katanya kebebasan berekspresi. Kenapa kalian buat lukisan Nabi Muhammad? Kebebasan berekspresi. Datanglah Perdana Menteri Brazil, ditempelnya gambar istri Macron dengan monyet. Ngamuklah Macron. Kata Perdana Menteri Brazil, inilah kebebasan berekspresi,” ujar UAS, dikutip Rabu 4 November 2020.

“Jadi logika otak dia (Macron) logika orang sakit. Ketika dia mengejek nabi, dia katakan kebebasan berekspresi. Tapi giliran istrinya disandingkan dengan gambar monyet, dia ngamuk. Apa maksudnya? Berekspresi untuk nabi boleh, tapi berekspresi untuk istri dia tak boleh, ini orang otaknya sakit,” sambungnya.

Pada kesempatan yang sama, UAS mengaku tak berani memboikot produk-produk buatan Prancis saat UAS menanyakan keberanian jamaah memboikot produk Prancis tersebut.

“Tidak ada kekuatan umat lain selain kekuatan memboikot produk. Berani bapak dan ibu memboikot produk Prancis? Saya sih tidak berani,” kata UAS.

Menyambung perkataan tersebut, Ustaz Abdul Somad dengan gaya Bahasa sarkasme  mengaku takut bila dirinya memboikot produk Perancis akan berdampak pula pada mobil Esemka yang akan diboikot.

 

“Kalau saya boikot produk Prancis, nanti diboikotnya mobil Esemka kita gimana? Tak pelak jamaah yang hadir pada tertawa terbahak bahak. “Kenapa kalian ketawa? Sementara mobil kita dalam perjalanan nih, mau dipasarkan di Eropa. Astaghfirullah,” pungkasnya sambil meliirik kertas pertanyaaan jamaah berikutnya.

 Tonton pada link:

        https://www.youtube.com/watch?v=pyTe4vUYRJk


Penulis: Bahri Devi

Sumber: Kompilasi Media Online

Editor: BDe.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment